Assalammualaikum
Kali ini saya akan membahas tentang Latar Belakang Kewarganegaraan,
mungkin dari anda ada yang sudah tau dan juga ada yang belum tau. Yuk
SIMAK!!!!!
Dengan diadakannya latar belakang kewarnegaraan adalah bahwa semangat
perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan
kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Perjuangan juga harus
dilandasi dengan nilai-nilai pejuangan bangsa sehingg kita tetep memiliki
wawasan dan kesadaran bernegara, sikap dan perilaku yang cinta tanah air dan
mengutamakan persatuan serta kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi
tetep utuh. Kompetensi/kemampuan yang diharapkan dari Pendidikan
Kewarganegaraan adalah bahwa dengan pendidikan kewarganegaraan agar kita
memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir,
pola sifat, dan perilaku sebagai pol tindak yang cinta tanah air berdasarkan
Pancasila, semua itu diperlukan demi tetap utuh.
Tujuan utama pendidian kewarganegaraan :
untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku cinta
tanah air, wawasan nusantara serta ketahanan nasional dalam diri.
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan
bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial,
budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal
terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat
serta pengakuan dari negara lain.
- Pengertian Negara Berdasarkan
Pendapat Para Ahli :
- Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau
mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
- Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok
manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu.
- Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan
manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berbentuk republik yang telah
diakui oleh dunia internasional dengan memiliki ratusan juta rakyat, wilayah
darat, laut dan udara yang luas serta terdapat organisasi pemerintah pusat dan
pemerintah daerah yang berkuasa.
- Kemudian pengertian Warganegara
dan Penduduk
Pengertian warganegara;
warganegara adalah warga suatu Negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan
perundang-undangan.
Pengertian penduduk
Penduduk adalah oraang-orang yang bertempat tinggal atau berdomisili di
dalam wilayah suatu Negara.
- Perbedaan warganegara dengan
penduduk;
Warganegara;
-Merupakan anggota dari suatu Negara yang bersifat resmi/ditetapkan
berdasarkan peraturan perundang-undangan,dan warga Negara sudah pasti merupakan
anggota Negara tersebut.
Penduduk;
-Merupakan orang-orang yang berdomisili di wilayah Negara tertentu,dan
penduduk belum tentu merupakan anggota dari suatu Negara,karena ada sebagian
penduduk yang merupakan orang asing/warganegara asing.
1.Pengertian asas ius soli dalam kewarganegaraan;
Asas ius soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang
berdasarkan Negara tempat kelahiran.
2.Pengertian asas ius sanguinis dalam kewarganegaraaan;
Asas ius saguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaran seseorang
berdasarkan keturunan,bukan berdasarkan Negara tempat kelahiran.
Contoh penerapan asas ius soli;
Misalkan ada seseorang anak yang lahir di wilayah Negara republik
Indonesia,dan di Indonesia berlaku asas ius soli,maka anak tersebut secara
otomatis menjadi WNI,karena lahir di indonesia.
Contoh penerapan asas ius saguinis;
Misalkan ada seseorang anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari
seorang ayah dan ibu WNI,dan Indonesia memakai asas ius sanguinis,maka anak
tersebut menjadi WNI,karena ikut kewarganegaraan orang tuanya.
Selain itu juga Globalisasi sangat berpengaruh penting dalam Latar Belakang
Kewarganegaraan. Globalisasi itu sendiri sering disebut dengan sebuah
istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan
ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui
perdagangan, investasi, perjalanan, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain
sehingga batas-batas negara menjadi bias. Kata “globalisasi”
diambil dari kata global, yang maknanya universal. Globalisasi sebagai suatu
proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa
seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan
satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan dengan menyingkirkan batas-batas
geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Unsur globalisasi yang sulit diterima masyarakat:
1. Teknologi yang rumit dan mahal.
2. Unsur budaya luar yang bersifat ideologi dan
religi.
3. Unsur budaya yang sukar disesuaikan dengan kondisi
masyarakat.
Unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat:
1. Unsur yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan
kondisi masyarakat.
2. Teknologi tepat guna, teknologi yang langsung dapat
diterima oleh masyarakat.
3. Pendidikan formal di sekolah.
Pengaruh terhadap Globalisasi
Pengaruh positif :
1.Dilihat dari globalisasi politik,
pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan
adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur,
bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat.
Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi
meningkat.
2.Globalisasi ekonomi, terbukanya
pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa
negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa
yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
3.Globalisasi sosial budaya kita
dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan
disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan
bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa
nasionalisme kita terhadap bangsa.
Pengaruh negatif:
1.Globalisasi mampu meyakinkan
masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat
membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah
arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi
akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang.
2.Globalisasi aspek ekonomi,
hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar
negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk
dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita
terhadap bangsa Indonesia.
3.Munculnya sikap
individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga.
Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan
bangsa.
4.Mengakibatkan adanya
kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya
persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan
pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan
nasional bangsa.
Sikap terhadap Globalisasi
Globalisasi telah
membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat dunia. Tidak ada sekat yang
menghalangi terjadinya komunikasi antarindividu. Globalisasi juga telah
menyuguhkan banyak informasi yang berasal dari negara lain. Berbagai macam
informasi mengalir dari satu tempat ke tempat lain. Banyak hal positif dari
pertukaran arus informasi ini kita dapat. Namun juga tidak sedikit hal yang
negatif yang terkandung di dalamnya. Demikian juga lewat televisi kita, banyak
disuguhkan film-film asing. Umumnya kita merasa terhibur apabila menonton
film-film asing, seperti telenovela. Dengan demikian, kita tidak kuasa menahan
informasi dan pengaruh dari luar.
Bagaimana sikap kita terhadap globalisasi ini?
Globalisasi bisa berdampak positif, bisa juga berdampak negatif. Kita harus
pandai atau peka menyikapinya. Kita harus pandai-pandai dalam memilih informasi
termasuk film-film dari luar. Informasi atau film dari luar yang baik (positif)
kita ambil, sedangkan informasi atau film yang tidak sesuai dengan kepribadian
bangsa kita (negatif) kita buang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar