Minggu, 25 Maret 2018

PENTING NYA KOMUNIKASI

 Penyelenggaraan komunikasi dengan pasar, merupakan suatu syarat mutlak bagi setiap produsen yang menghasilkan produk secara besar-besaran yang ditunjukan kepada para konsumen yang tidak dikenalnya. Selain itu komunikasi bisnis juga menjadi syarat mutlak untuk menjamin kelangsungan hidup dan berkembangya peusahaan.

Sarana – sarana komunikasi perdangan  yang tersedia antara lain adalah dalam wujud pengiriman surat, pengiriman kawat, percakapan telepon, kunjungan pribadi, dan lain-lain.Untuk menjangkau pemasaran yang luas seorang pengusaha memerlukan komunikasi pemasaran yang khusus seperti periklanan. Karena periklanan dalam merangkai usaha yang dilakukan setiap pengusaha merupakan suatu alat pemasaran dalam bidang komunikasi massa.

Komunikasi adalah proses penyampaian gagasan, harapan, pesan yang disampaikan melalui lambang tertentu yang mengandung arti yang dilakukan oleh pemberi pesan ditujukan kepada penerima pesan


Komunikasi dapat juga diartikan hubungan kontak antara manusia baik individu maupun kelompok. Berikut pengertian komunikasi :

1.
  .Edward Depari ( Komunikasi dalam organisasi )

Komunikasi adalah proses penyampaian gagasan, harapan, pesan yang disampaikan melalui lambang tertentu yang mengandung arti yang dilakukan oleh pemberi pesan ditujukan kepada penerima pesan.

 2. James A.F Stoner ( Manajemen )Komunikasi adalah proses dimana seorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.

3  John R. Schemerhorn ( Managing Organizational Behaviour )
Komunikasi dapat diartikan sebagai proses antar prbadi dalam mengirim dan menerima simbol-simbol yang berarti bagi kepentingan mereka.

4. William F. Glueck ( Manajemen ),
Komunikasi dapat dibagi dalamdia bagian :- Interpersonal Communications = Proses pertukaran informasi serta pemindahan pengetian antara dua orang atau lebih di dalam kelompok kecil manusia. -  Organization Communications = Di mana pembicara serta sistematis memberikan informasi dan menindahkan pengertian kepada orang banyak di dalam organisasi dan kepada probadi-pribadi dan lembaga-lembaga di luar yang ada hubungannya.

Sunarja dan Djoenoesih Sunarja
 dalam seri ilmu Komunikasi (Komunikasi persuasi dan Retorika ) memberika gambaran deinisi komunikasi sebagai berikut :Dengan komunikasi dimaksud mekanisme yang mengadakan hubungan antara manusia dan yang mnegembangkan semua lambang dari pikiran-pikiran bersama dengan arti yang menyertainya dan melalui keleluasaan (space ) serta menyediakan tepat pada waktunya.

1.  Carl l. Hovland
Ilmu komunikasi adalah suatu sistem yang berusaha menyusun prinsip-prinsip dalam bentuk yang tepat mengenai hal memindahkan penerangan dan membentuk pendapat serta sikap-sikap. Carl l.Hovland juga mengemukakan komunikasi adalah proses di mana seorang individu mengoperkan perangsang untuk mengubuh tingkah laku individu-individu yang lain.

2.      William Albig
Komunikasi adalah proses pengoperan lambang-lambang ang berarti individu-individu 

3.
      Wilbur SchrammKita berusaha mengadakan persamaan dengan orang lain.

4.
      Sir Geral BarryBerkomunikasi adalah berunding bahwa dengan berkomunikasi orang memperoleh pengetahuan, informasi dan pengalaman karena itu maka orang saling mengerti percakapan, keyakinan, kepercayaan dan kontrol sangat diperlukan.



  • Konsep Dasar dan Peranan Komunikasi


Komunikasi merupakan kegiatan manusia untuk berhubungan dengan satu yang lainnya. Keinginan untuk berhubungan satu sama lain adalah karena pada hakikatnya naluri manusia itu selalu hidup bersosialisasi. Dengan adanya naluti tersebut maka komunikasi dapat dikatakan sebagai bagian yang paling penting dalam kehidupan manusia sehari – hari.Komunikasi juga dapat diartikan hubungan kontak anatara maenusia baik individu atau kelompok.
Disini ada banyak pengertian komunikasi dari beberapa pakar:
1. Menurut James A. F Stoner
Komunikasi adalah proses dimana seorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.

2. Menurut John R. Schermerhorn
Komunikasi adalah proses antar pribadi dalam mengirim dan menerima simbol – simbol yang berarti bagi kepentingan meraka.
Oleh karena komunikasi merupakan dasar tindakan serta dasar kerjasama maka hanya adanya kesepakatan atas dasar tindakan serta kerjasama itulah kegiatan yang ada didalam serta lingkungan dapat berlangsung secara harmonis. Tanpa adanya kesepakatan maka segala rencana, perintah, laporan, dan sebagainya tidak mungkin menimbulkan reaksi. Jadi dengkan singkat dapat dikatakan bahwa arti komunikasi adalah sebagai sarana untuk menciptakan jalinan pengertian yang sama dan serasi serta menimbulkan dasar tindakan serta dasar terbentuknya kerjasama. Konsep dasar komunikasi terdiri dari:
- Proses Komunikasi
Dalam komunikasi antar personal akan menyebabkan terjadinya proses encoding dan decoding. Encoding adalah menggantikan ide kedalam bentuk bahasa, sedangkan decoding adalah menggantikan dari bahasa kedalam bentuk ide.
- Elemen – Elemen Komunikasi
Menurut Murphy elemen komunikasi adalah pengirim, penulis, pembicara, pesan, media surat, materi pembicaraan, pendengar dan pengamat.
Motivasi untuk Komunikasi
Orang berkomunikasi karena didorong oleh motivasi untuk:
Mengurangi Ketidakpastian
Memecahkan Masalah
– Meningkatkan Keyakinan 

  • Tujuan Komunikasi
- Menciptakan pengertian yang sama atas setiap pesan dan lambang yang disampaikan, dengan maksud apa yang kita sampaikan itu dapat dimengerti oleh komunikan dengan sebaik-baiknya sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang kita maksudkan. 
- Merangsang pemikiran pihak penerima untuk memikirkan pesan dan rangsang yang ia terima, supaya gagasan tersebut dapat diterima orang lain dengan pendekatan persuasif, bukan memaksakan kehendak. 
- Melakukan suatu tindakan yang selaras sebagaimana diharapkan dengan adanya penyampaian pesan tersebut yaitu untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. • Memahami orang lain, kita sebagai komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang diinginkan, jangan mereka menginginkan kemauannya.
  • Komponen-komponen Komunikasi
a. Komunikator / Communication yaitu subyek yang menerima pesan / informasi atau berita. 
b. Komunikan / Communicate yaitu subyek yang menerima / dituju berita yang dikirimkan. 
c. Pesan / berita / warta (message). 
d. Respon / response yaitu tanggapan. 
e. Media / tool / technology yaitu alat yang dipergunakan untuk menyampaikan warta / pesan.tingkat keberhasilan suatu komunikasi sangat dipengaruhi oleh faktor atau variabel tersebut diatas. 

Sudah tentu harapan kita adalah komunikasi yang kita laksanakan merupakan komunikasi yang effisien dan baik.Komunikasi yang baik pada umumnya mempunyai ciri :
a. pesan yang disampaikan jelasb. penerimaan warta dalam situasi yang tepat / siapc. cara yang digunakan effisien

Secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut :Contoh :Kita menyampaikan suatu pesan kepada rekan sambil berjalan. Cara inimudah atau murah akan tetapi belum effisien, sebab bisa-bisa terjadi tujuandaripada pesan kita ternyata belum dimengerti oleh teman kita itu. Komponentersebut diatas adalah merupakan suatu kesatuan yang utuh di dalam proseskomunikasi. Kcbcrhasilan suatu komunikasi acapkali ditentukan scjauh manakrtiga komponen itu serasi dan selaras satu sama lain atau dengan rumusanlain berhasilnya suatu komunikasi yaitu apabila komunikasi bertindak sesuaidengan isi informasi, berita, pesan dari komunikator. 
Hal ini banyak tergantung :
1. Unsur manusia dengan pengaruh kompleksitas latar belakang sosial budaya.
2. Kebutuhan, minat, relevansi informasi, berita atau pesan bagi komunikan.
3. Ketetapan atau kesesuaian penggunaan media, alat, saluran dan metode atau carapenyampaian informasi, berita atau pesan dari komunikator.ketiga komponen diatas perlu dipertimbangkan sebagai variabel-variabel yangakan banyak berpesan terhadap keberhasilan komunikasi. Secara lebih lengkap komponen-komponen itu sebagai suatu proses, yaitu :
- siapa ( who )
- mcngatakan apa ( says what )
- dalam saluran mana ( in which channel ),
- kepada siapa ( to whom )
- dengan pengaruh bagaimana ( whichwhat effect ) ?

  • Komunikasi Tatap Muka
Tujuan dari komunikasi tatap muka antara lain : 
• Mengerti akan pentingnya komunikasi tatap muka dalam memecahkan masalah. 
• Mengerti kapan komunikasi tatap muka lebih tepat digunakan dalam menyelesaikan masalah. 
• Mengerti tentang komponen-komponen pokok agar komunikasi tatap muka menjadi baik. 
• Mempelajari teknik-teknik pokok agar komunikasi tatap muka menjadi baik. 
• Dapat mengembangkan keterampilan dalam meningkatkan komunikasi tatap muka.

Keuntungan menggunakan komunikasi tatap muka adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap arti yang tersimpan. Berkomunikasi dengan tatap muka akan mengajak anda untuk berkesempatan membaca isyarat, expresi wajah, gerak tangan, tekanan suara, dan lain-lain.
Kerugian komunikasi tatap muka adalah memerlukan waktu yang lama. Secara alamiah dan spontan komunikasi tatap muka sering menghasilkan kepentingan dan kesulitan yang mengakibatkan berlalunya waktu percuma. Komunikasi tatap muka menghendaki keterampilan komunikasi, mendengarkan secara efektif dan menangani konflik dan reaksi negatif.

Cara terbaik untuk mempersiapkan interaksi atau tatap muka yang baikadalah mengantisipasi baik buruknya kemungkinan reaksi Berorientasi pada informasi akan sangat membantu anda dalam melakukan penilaian suatu penampilanpengertian informasi adalah kekuatan. Kemampuan anda membuat keputusansendiri akan terlihat dengan seberapa baik anda berorientasi.Mendengarkanadalah salah satu dari keterampilan yang sangat penting untuk digunakandalam situasi tatap muka. Melalui pendengaran efektif anda mendapat petunjukdan informasi yang berhubungan dengan masalah-masalah.Dikatakan komunikasi tatap muka karena ketika komunikasi berlangsung komunikator dan komunikan saling berhadapan sambil saling melihat. Dalam situasi komunikasi seperti ini komunikator dapat melihat dan mengkaji diri si komunikan secara langsung. Karena itu, komunikasi tatap muka sering kali disebut juga komunikasi langsung ( direct communication ). Komunikator dapat mengetahui efek komunikasinya pada saat itu juga. Tanggapan atau respons komunikan itu tersalurkan langsung kepada komunikan. Oleh sebab itu pula sering dikatakan bahwa dalam komunikasi tatap muka arus balikatau umpan balik (feedback) terjadi secara langsung. Arus balik atau umpanbalik adalah tanggapan komunikan yang tersalurkan kepada komunikator.Dengan lain perkataan, komunikator mengetahui tanggapan komunikanterhadap pesan yang disampaikan kepadanya.Berdasarkan jumlah komunikan yang dihadapi komunikator, komunikasitatap mulia diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu komunikasi antar per-sonal dan komunikasi kelompok.

1. Komunikasi antar personal

Komunikasi antar personal ( interpersonal communication ) adalah komunikasi antara komunikator dengan seorang komunikan. Komunikasi jenis ini dianggap paling efektif dalam hal upaya mengubah sikap, pendapat atau  perilaku seseorang, karena sifatnya dialogis, berupa percakapan. Arus baliknya  bersifat langsung. Komunikator mengetahui pasti apakah komunikasinya itu positif atau negatif, berhasil atau tidak. Jika tidak, ia dapat menyakinkan komunikan ketika itu juga karena ia dapat memberi kesempatan kepada komunikan untuk bertanya seluas-luasnya. Pentingnya situasi komunikasi antar personal seperti itu bagi komunikator ialah karena ia dapat mengetahui diri komunikan selengkap-lengkapnya. Ia dapat mengetahui namanya, pekerjaannya, pendidikannya, pengalamannya dan sebagainya. Yang penting artinya untuk mengubah sikap, pendapat atau perilakunya. Dengan demikian komunikator dapat mengarahkan ke suatu tujuan sebagaimana la inginkan.

2. Komunikasi kelompok

Komunikasi kelompok adalah komunikasi dengan sejumlah komunikasi. Karena jumlah komunikan itu menimbulkan konsekuensi, jenis ini diklasifikasikan menjadi komunikasi kelompok kecil dan komunikasi kelompok besar. Dasar pengklasifikasiannya bukan jumlah eyang dihitung X secara matematis, melainkan kesempatan komunikan dalam menyampaikan tanggapannya.
a. Komunikasi kelompok kecilSuatu Situasi komunikasi dinilai sebagai komunikasi kelompok kecil, apabila situasi komunikasi seperti itu dapat diubah menjadi komunikasi antar personal dengan setiap komunikan. Dengan lain perkataan, antara komunikator dengan setiap komunikan dapat terjadi dialog atau Tanya jawab.
b. Komunikasi kelompok besarSuatu situasi komunikasi dinilai sebagai komunikasi kelompok besar jika antara komunikator dan komunikan sukar terjadi komunikasi antar personal. Pada situasi   komunikasi seperti ini para komunikan menerima pesan yang disampaikan komunikator lebih bersifat emosional. Lebih-lebih jika komunikan hiterogen, beragam dalam usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, pengalaman dan agama.komunikasi jenis ini sangat ampuh untuk mengubah sikap, pendapat dan perilaku komunikasi karena dengan mengetahui reaksi komunikan pada saat komunikasi sedang dilancarkan, komunikator dapat mengatur komunikasi sehingga berhasil sebagaimana diharapkan.
  • Proses Komunikasi
Proses komunikasi berjalan antara orang dengan orang atau dengan kelompok. Dalam komunikasi antar personal ini, akan menyebabkan terjadinya proses encoding dan decoding. Encoding artinya menjabarkan atau  menggantikan ide kedalam bentuk bahasa, sedangkan decoding adalah sebaliknya, yaitu menjabarkan dari bahasa kedalam bentuk ide. 

Sumber referensi materi : 

 http://www.google.com
 (E-Learning Gunadarma)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sisa Hasil Usaha (SHU)

SISA HASIL USAHA (SHU) SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurang dengan biaya, penyusutan, ...