Penyelenggaraan
komunikasi dengan pasar, merupakan suatu syarat mutlak bagi setiap produsen
yang menghasilkan produk secara besar-besaran yang ditunjukan kepada para
konsumen yang tidak dikenalnya. Selain itu komunikasi bisnis juga menjadi
syarat mutlak untuk menjamin kelangsungan hidup dan berkembangya peusahaan.
Sarana – sarana komunikasi perdangan yang tersedia
antara lain adalah dalam wujud pengiriman surat, pengiriman kawat, percakapan
telepon, kunjungan pribadi, dan lain-lain.Untuk menjangkau pemasaran yang luas
seorang pengusaha memerlukan komunikasi pemasaran yang khusus seperti
periklanan. Karena periklanan dalam merangkai usaha yang dilakukan setiap
pengusaha merupakan suatu alat pemasaran dalam bidang komunikasi massa.
Komunikasi adalah proses penyampaian gagasan, harapan, pesan
yang disampaikan melalui lambang tertentu yang mengandung arti yang dilakukan
oleh pemberi pesan ditujukan kepada penerima pesan
Komunikasi dapat juga
diartikan hubungan kontak antara manusia baik individu maupun kelompok. Berikut
pengertian komunikasi :
1. .Edward Depari ( Komunikasi dalam organisasi )
Komunikasi adalah
proses penyampaian gagasan, harapan, pesan yang disampaikan melalui lambang
tertentu yang mengandung arti yang dilakukan oleh pemberi pesan ditujukan
kepada penerima pesan.
2. James A.F Stoner ( Manajemen )Komunikasi adalah proses dimana seorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.
3 John R. Schemerhorn ( Managing Organizational Behaviour )Komunikasi dapat diartikan sebagai proses antar prbadi dalam mengirim dan menerima simbol-simbol yang berarti bagi kepentingan mereka.
4. William F. Glueck ( Manajemen ),Komunikasi dapat dibagi dalamdia bagian :- Interpersonal Communications = Proses pertukaran informasi serta pemindahan pengetian antara dua orang atau lebih di dalam kelompok kecil manusia. - Organization Communications = Di mana pembicara serta sistematis memberikan informasi dan menindahkan pengertian kepada orang banyak di dalam organisasi dan kepada probadi-pribadi dan lembaga-lembaga di luar yang ada hubungannya.
Sunarja dan Djoenoesih Sunarja dalam seri ilmu Komunikasi (Komunikasi persuasi dan Retorika ) memberika gambaran deinisi komunikasi sebagai berikut :Dengan komunikasi dimaksud mekanisme yang mengadakan hubungan antara manusia dan yang mnegembangkan semua lambang dari pikiran-pikiran bersama dengan arti yang menyertainya dan melalui keleluasaan (space ) serta menyediakan tepat pada waktunya.
1. Carl l. HovlandIlmu komunikasi adalah suatu sistem yang berusaha menyusun prinsip-prinsip dalam bentuk yang tepat mengenai hal memindahkan penerangan dan membentuk pendapat serta sikap-sikap. Carl l.Hovland juga mengemukakan komunikasi adalah proses di mana seorang individu mengoperkan perangsang untuk mengubuh tingkah laku individu-individu yang lain.
2. William AlbigKomunikasi adalah proses pengoperan lambang-lambang ang berarti individu-individu
3. Wilbur SchrammKita berusaha mengadakan persamaan dengan orang lain.
4. Sir Geral BarryBerkomunikasi adalah berunding bahwa dengan berkomunikasi orang memperoleh pengetahuan, informasi dan pengalaman karena itu maka orang saling mengerti percakapan, keyakinan, kepercayaan dan kontrol sangat diperlukan.
- Konsep Dasar dan Peranan Komunikasi
Komunikasi merupakan kegiatan manusia untuk berhubungan dengan satu yang lainnya. Keinginan untuk berhubungan satu sama lain adalah karena pada hakikatnya naluri manusia itu selalu hidup bersosialisasi. Dengan adanya naluti tersebut maka komunikasi dapat dikatakan sebagai bagian yang paling penting dalam kehidupan manusia sehari – hari.Komunikasi juga dapat diartikan hubungan kontak anatara maenusia baik individu atau kelompok.
Disini ada banyak pengertian komunikasi dari beberapa pakar:
1. Menurut James A. F Stoner
Komunikasi adalah proses dimana seorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.
Disini ada banyak pengertian komunikasi dari beberapa pakar:
1. Menurut James A. F Stoner
Komunikasi adalah proses dimana seorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.
2. Menurut John R. Schermerhorn
Komunikasi adalah proses antar pribadi dalam mengirim dan menerima simbol – simbol yang berarti bagi kepentingan meraka.
Oleh karena komunikasi merupakan dasar tindakan serta dasar kerjasama maka hanya adanya kesepakatan atas dasar tindakan serta kerjasama itulah kegiatan yang ada didalam serta lingkungan dapat berlangsung secara harmonis. Tanpa adanya kesepakatan maka segala rencana, perintah, laporan, dan sebagainya tidak mungkin menimbulkan reaksi. Jadi dengkan singkat dapat dikatakan bahwa arti komunikasi adalah sebagai sarana untuk menciptakan jalinan pengertian yang sama dan serasi serta menimbulkan dasar tindakan serta dasar terbentuknya kerjasama. Konsep dasar komunikasi terdiri dari:
- Proses Komunikasi
Dalam komunikasi antar personal akan menyebabkan terjadinya proses encoding dan decoding. Encoding adalah menggantikan ide kedalam bentuk bahasa, sedangkan decoding adalah menggantikan dari bahasa kedalam bentuk ide.
- Elemen – Elemen Komunikasi
Menurut Murphy elemen komunikasi adalah pengirim, penulis, pembicara, pesan, media surat, materi pembicaraan, pendengar dan pengamat.
Motivasi untuk Komunikasi
Orang berkomunikasi karena didorong oleh motivasi untuk:
Mengurangi Ketidakpastian
Memecahkan Masalah
– Meningkatkan Keyakinan
Menurut Murphy elemen komunikasi adalah pengirim, penulis, pembicara, pesan, media surat, materi pembicaraan, pendengar dan pengamat.
Motivasi untuk Komunikasi
Orang berkomunikasi karena didorong oleh motivasi untuk:
Mengurangi Ketidakpastian
Memecahkan Masalah
– Meningkatkan Keyakinan
- Tujuan Komunikasi
- Menciptakan pengertian yang sama atas setiap pesan dan
lambang yang disampaikan, dengan maksud apa yang kita sampaikan itu dapat
dimengerti oleh komunikan dengan sebaik-baiknya sehingga mereka dapat mengerti
dan mengikuti apa yang kita maksudkan.
- Merangsang pemikiran pihak penerima untuk memikirkan pesan dan rangsang yang ia terima, supaya gagasan tersebut dapat diterima orang lain dengan pendekatan persuasif, bukan memaksakan kehendak.
- Merangsang pemikiran pihak penerima untuk memikirkan pesan dan rangsang yang ia terima, supaya gagasan tersebut dapat diterima orang lain dengan pendekatan persuasif, bukan memaksakan kehendak.
- Melakukan suatu tindakan yang selaras sebagaimana
diharapkan dengan adanya penyampaian pesan tersebut yaitu untuk melakukan atau
tidak melakukan sesuatu. • Memahami orang lain, kita sebagai komunikator
harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang diinginkan, jangan
mereka menginginkan kemauannya.
- Komponen-komponen Komunikasi
a. Komunikator / Communication yaitu subyek yang menerima
pesan / informasi atau berita.
b. Komunikan / Communicate yaitu subyek yang menerima / dituju berita yang dikirimkan.
c. Pesan / berita / warta (message).
d. Respon / response yaitu tanggapan.
e. Media / tool / technology yaitu alat yang dipergunakan untuk menyampaikan warta / pesan.tingkat keberhasilan suatu komunikasi sangat dipengaruhi oleh faktor atau variabel tersebut diatas.
Sudah tentu harapan kita adalah komunikasi yang kita laksanakan merupakan komunikasi yang effisien dan baik.Komunikasi yang baik pada umumnya mempunyai ciri :
b. Komunikan / Communicate yaitu subyek yang menerima / dituju berita yang dikirimkan.
c. Pesan / berita / warta (message).
d. Respon / response yaitu tanggapan.
e. Media / tool / technology yaitu alat yang dipergunakan untuk menyampaikan warta / pesan.tingkat keberhasilan suatu komunikasi sangat dipengaruhi oleh faktor atau variabel tersebut diatas.
Sudah tentu harapan kita adalah komunikasi yang kita laksanakan merupakan komunikasi yang effisien dan baik.Komunikasi yang baik pada umumnya mempunyai ciri :
a. pesan yang disampaikan jelasb. penerimaan warta
dalam situasi yang tepat / siapc. cara yang digunakan effisien
Secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut :Contoh :Kita
menyampaikan suatu pesan kepada rekan sambil berjalan. Cara inimudah atau murah
akan tetapi belum effisien, sebab bisa-bisa terjadi tujuandaripada pesan kita
ternyata belum dimengerti oleh teman kita itu. Komponentersebut diatas adalah
merupakan suatu kesatuan yang utuh di dalam proseskomunikasi. Kcbcrhasilan
suatu komunikasi acapkali ditentukan scjauh manakrtiga komponen itu serasi dan
selaras satu sama lain atau dengan rumusanlain berhasilnya suatu komunikasi
yaitu apabila komunikasi bertindak sesuaidengan isi informasi, berita, pesan
dari komunikator.
Hal ini banyak tergantung :
1. Unsur manusia dengan pengaruh
kompleksitas latar belakang sosial budaya.
2. Kebutuhan, minat, relevansi
informasi, berita atau pesan bagi komunikan.
3. Ketetapan atau kesesuaian
penggunaan media, alat, saluran dan metode atau carapenyampaian informasi,
berita atau pesan dari komunikator.ketiga komponen diatas perlu dipertimbangkan
sebagai variabel-variabel yangakan banyak berpesan terhadap keberhasilan
komunikasi. Secara lebih lengkap komponen-komponen itu sebagai suatu proses,
yaitu :
- siapa ( who )
- mcngatakan apa (
says what )
- dalam saluran mana
( in which channel ),
- kepada siapa ( to
whom )
- dengan
pengaruh bagaimana ( whichwhat effect ) ?
- Komunikasi Tatap Muka
Tujuan dari komunikasi tatap muka antara lain :
•
Mengerti akan pentingnya komunikasi tatap muka dalam memecahkan masalah.
•
Mengerti kapan komunikasi tatap muka lebih tepat digunakan dalam menyelesaikan
masalah.
• Mengerti tentang komponen-komponen pokok agar komunikasi tatap
muka menjadi baik.
• Mempelajari teknik-teknik pokok agar komunikasi tatap
muka menjadi baik.
• Dapat mengembangkan keterampilan dalam meningkatkan
komunikasi tatap muka.
Keuntungan menggunakan komunikasi tatap muka adalah untuk
meningkatkan pemahaman terhadap arti yang tersimpan. Berkomunikasi dengan tatap
muka akan mengajak anda untuk berkesempatan membaca isyarat, expresi wajah,
gerak tangan, tekanan suara, dan lain-lain.
Kerugian komunikasi tatap muka adalah memerlukan waktu yang
lama. Secara alamiah dan spontan komunikasi tatap muka sering menghasilkan
kepentingan dan kesulitan yang mengakibatkan berlalunya waktu percuma.
Komunikasi tatap muka menghendaki keterampilan komunikasi, mendengarkan secara
efektif dan menangani konflik dan reaksi negatif.
Cara terbaik untuk mempersiapkan interaksi atau tatap muka yang baikadalah mengantisipasi baik buruknya kemungkinan reaksi Berorientasi pada informasi akan sangat membantu anda dalam melakukan penilaian suatu penampilanpengertian informasi adalah kekuatan. Kemampuan anda membuat keputusansendiri akan terlihat dengan seberapa baik anda berorientasi.Mendengarkanadalah salah satu dari keterampilan yang sangat penting untuk digunakandalam situasi tatap muka. Melalui pendengaran efektif anda mendapat petunjukdan informasi yang berhubungan dengan masalah-masalah.Dikatakan komunikasi tatap muka karena ketika komunikasi berlangsung komunikator dan komunikan saling berhadapan sambil saling melihat. Dalam situasi komunikasi seperti ini komunikator dapat melihat dan mengkaji diri si komunikan secara langsung. Karena itu, komunikasi tatap muka sering kali disebut juga komunikasi langsung ( direct communication ). Komunikator dapat mengetahui efek komunikasinya pada saat itu juga. Tanggapan atau respons komunikan itu tersalurkan langsung kepada komunikan. Oleh sebab itu pula sering dikatakan bahwa dalam komunikasi tatap muka arus balikatau umpan balik (feedback) terjadi secara langsung. Arus balik atau umpanbalik adalah tanggapan komunikan yang tersalurkan kepada komunikator.Dengan lain perkataan, komunikator mengetahui tanggapan komunikanterhadap pesan yang disampaikan kepadanya.Berdasarkan jumlah komunikan yang dihadapi komunikator, komunikasitatap mulia diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu komunikasi antar per-sonal dan komunikasi kelompok.
1. Komunikasi antar personal
Komunikasi antar personal ( interpersonal
communication ) adalah komunikasi antara komunikator dengan seorang komunikan.
Komunikasi jenis ini dianggap paling efektif dalam hal upaya mengubah sikap,
pendapat atau perilaku seseorang, karena sifatnya dialogis, berupa
percakapan. Arus baliknya bersifat langsung. Komunikator mengetahui pasti
apakah komunikasinya itu positif atau negatif, berhasil atau tidak. Jika tidak,
ia dapat menyakinkan komunikan ketika itu juga karena ia dapat memberi
kesempatan kepada komunikan untuk bertanya seluas-luasnya. Pentingnya situasi
komunikasi antar personal seperti itu bagi komunikator ialah karena ia dapat mengetahui
diri komunikan selengkap-lengkapnya. Ia dapat mengetahui namanya, pekerjaannya,
pendidikannya, pengalamannya dan sebagainya. Yang penting artinya untuk
mengubah sikap, pendapat atau perilakunya. Dengan demikian komunikator dapat
mengarahkan ke suatu tujuan sebagaimana la inginkan.
2. Komunikasi kelompok
Komunikasi
kelompok adalah komunikasi dengan sejumlah komunikasi. Karena jumlah komunikan
itu menimbulkan konsekuensi, jenis ini diklasifikasikan menjadi komunikasi
kelompok kecil dan komunikasi kelompok besar. Dasar pengklasifikasiannya bukan
jumlah eyang dihitung X secara matematis, melainkan kesempatan komunikan dalam
menyampaikan tanggapannya.
a. Komunikasi
kelompok kecilSuatu Situasi komunikasi dinilai sebagai komunikasi kelompok
kecil, apabila situasi komunikasi seperti itu dapat diubah menjadi komunikasi
antar personal dengan setiap komunikan. Dengan lain perkataan, antara
komunikator dengan setiap komunikan dapat terjadi dialog atau Tanya jawab.
b. Komunikasi
kelompok besarSuatu situasi komunikasi dinilai sebagai komunikasi kelompok
besar jika antara komunikator dan komunikan sukar terjadi komunikasi antar
personal. Pada situasi komunikasi seperti ini para komunikan menerima
pesan yang disampaikan komunikator lebih bersifat emosional. Lebih-lebih jika
komunikan hiterogen, beragam dalam usia, pekerjaan, tingkat pendidikan,
pengalaman dan agama.komunikasi jenis ini sangat ampuh untuk mengubah sikap,
pendapat dan perilaku komunikasi karena dengan mengetahui reaksi komunikan pada
saat komunikasi sedang dilancarkan, komunikator dapat mengatur komunikasi
sehingga berhasil sebagaimana diharapkan.
- Proses Komunikasi
Proses komunikasi berjalan antara orang dengan orang atau
dengan kelompok. Dalam komunikasi antar personal ini, akan menyebabkan
terjadinya proses encoding dan decoding. Encoding artinya menjabarkan
atau menggantikan ide kedalam bentuk bahasa, sedangkan decoding adalah
sebaliknya, yaitu menjabarkan dari bahasa kedalam bentuk ide.
Sumber referensi materi :
http://www.google.com (E-Learning Gunadarma)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar