Senin, 02 April 2018

AKIBAT DARI TIDAK ADA NYA KOMUNIKASI DALAM BISNIS

Komunikasi  yang baik sangatlah penting untuk mendukung tercapainya tujuan usaha. Jika seorang pengusaha memiliki keahlian dalam berkomunikasi, ini akan menjadi alat yang efektif untuk memikat pelanggan. Para ahli mengemukakan bahwa  merupakan suatu  yang dilaksanakan di dunia bisnis. Terdapat beberapa pengertian komunikasi bisnis yang dikemukakan oleh para ahli.
1.     Persing
Persing adalah seseorang ilmuwan dan juga pelaku bisnis. Ia menmebrikan penjelasan tentang komunikasi bisnis sebagai proses penyampaian informasi tentang bisnis. Penyampaian informasi ini memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Komunikasi bisnis ini bisa terjadi secara langsung maupun dengan menggunakan bantuan media seperti simbol-simbol.
2.     Kartz
Dalam konsepnya, Kartz berpendapat bahwa komunikasi bisnis merupakan proses pertukaran ide, gagasan, informasi, ataupun pesan yang berkaitan dengan suatu tindakan komersial. Jadi Kartz juga mendefinisikan bahwa tujuan komunikasi bisnis ialah untuk pemasaran/perdagangan.
3.     Rosesnbalt
Rosesnbalt merupakan salah satu ahli yang juga berkontribusi menyumbangkan pemikiranny dalam bisnis. Menurutnya, komuniasi bisnis merupakan proses pertukaran ide, pesa, informasi, gagasan, atau hal lain yang sama. Rosesnbalt juga mengemukakan bahwa komunikasi bisnis bisa dilakukan secara pribadi maupun secara umum. Komunikasi bisnis juga bisa dilakukan dengan bantuan perantara ataupun secara langsung dengan syarat tercapainya tujuan komunikasi bisnis.Pada umumnya, kita bisa menarik kesimpulan bahwa komunikasi bisnis merupakan pertukaran ide, informasi, gagasan / pendapat, serta instruksi yang memiliki tujuan tertentu
Dalam komunikasi bisnis, terdapat 6 unsur utama sebagaimana dijelaskan di bawah ini.
1.     Memiliki Tujuan
Komunikasi bisnis haruslah memiliki tujuan. Setiap pelaku bisnis yang melakukan komunikasi bisnis sudah pasti memiliki tujuan. Sehingga agar terciptanya tujuan yang dikehenndaki, mereka haruslah mengikuti aturan dalam komunikasi bisnis.
2.     Berfungsi sebagai Pertukaran
Komunikasi bisnis merupaka sebuah pertukaran gagasan. Dalam hal ini, harus ada paling sedikit 2 (dua) orang yaitu komunikator dan komunikan. Merekalah yang nantinya akan melakukan pertukaran ide, gagasan, informasi, dan pesan yang akan menjadi tujuan dari komunikasi bisnis.
3.     Pesan yang beragam
Dalamkomunikasi bisnis, seorag pelaku bisnis bisa saja menyampaikan ide, pesa, atau gagasan dalam cara yang beragam. Hal tersebut didasarkan pada situasi, kondisi, serta tujuan yang ingin dicapai dalam komunikasi bisnis.
4.     Menggunakan saluran personal atau impersonal
Dalam melakukan komunikasi bisnis, seseorang bisa melakukannya secara personal maupun impersonal. Cara yang biasanya dilakukan yaitu dengan cara bertatap muka ataupun menggunakan media yang mendukung.
5.     Penggunaan Simbol dan Sinyal
Simbol dan sinyal merupakan contoh dari sekian metode yang sering digunakan dalam komunikasi bisnis. Penggunaan simbol dan sinyal lebih banyak diminati karena penggunaannya yang mudah dipahami dan dimengerti oleh banyak orang.
6.     Pencapaian
Ada beberapa perbedaan pencapaian dalam komunikasi bisnis. Ada pencapaian lembaga/organisasi dan juga ada pencapaian personal.Selain tujuan bentuk, dan juga unsu-unsur dalam komunikasi bisnis, terdapat beberapa fungsi khusus. Fungsi dari komunikasi bisnis dijelaskan seperti di bawah ini :
7.     InformatifFungsi ini sangat penting dalam komunikasi bisnis. Fungsi informative ini  juga akan menunjang sistem kinerja perusahaan, kegiatan operasional, maupun aktivitas para pimpinan perusahaan serta para karyawan.
8.     Integratif
Fungsi lainnya dari komunikasi bisnis ialah fungsi integratif. Fungsi ini akan membantu untuk berjalannya komuniasi bisnis yang efektif dan efisien.
9.     Regulatory
Fungsi regulatory dalam komunikasi bisnis biasanya berhunbungan dengan pengaturan dan pengendalian perusahaan. Fungsi ini akan membantu perusahaan untuk menjalankan aktivitasnya secara lancar. Contohnya ialah laporan dari karyawan kepada pimpinan perusahaan.
10.                        Persuasif
Fungsi terakhir dari komunikasi bisnis ialah fungsi persuasive. Fungsi persuasive ini bertujuan untuk mempengaruhi pola piker dan kepercayaan serta sikap seseorang. Hal ini dilakukan agar mereka bertindak sesuai dengan yang dikehendaki dan diharapkan oleh perusahaan.
Contoh komunikasi bisnis yang bisa dijadikan referensi untuk memulai komunikasi bisnis yang baik dengan klien Anda.
A.  PENERAPAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS

Suatu perusahaan hanya akan merealisasikan tujuannya jika setiap petugasnya berkerja secara effisien dan ada kerjasama antara petugas yang satu dengan yang lain. Salah satu faktor yang memungkinkan ialah adanya hubungan baik antara pimpinan dan bawahan. Cara-cara yang dilakukan badan usaha antara lain pertemuan,berbicara melalui telepon,mengirim email,berbicara langsung, pemberian laporan, pemberian petunjuk dan pemberian perintah. Agar terdapat suatu hubungan yang baik maka cara-cara tersebut harus terpelihara dengan baik.
Komunikasi secara garis besar terbagi menjadi dua,yaitu Komunikasi kedalam dan Komunikasi keluar.
Komunikasi kedalam yang dimaksud adalah sesuai dengan tujuan kepada siapa warta itu disampaikan. Dibedakan menjadi dua yaitu Vertikal dan Horizontal, Komunikasi Vertikal yaitu proses penyampaian dari pihak pimpinan ke pegawai dan sebaliknya. Masing-masing komunikasi bertujuan untuk menjamin hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan dan mengkoordinasi kegiatan bawahan itu agar tertuju kepada tujuan perusahaan. Komunikasi keatas diwujudkan dalam bentuk penyampaian laporan-laporan.
Komunikasi keluar adalah antara pihak atasan dengan pihak luar diwujudkan dengan telpon,berbicara langsung, atau dengan pengiriman surat.
Proses Komunikasi :
1.     Komunikator (Orang yang menyampaikan pesan)
2.     Pesan (Isi Perintah, instruksi atau pemberitahuan lain)
3.     Saluran atau Channel (yang digunakan untuk menyampaikan pesan)
4.     Komunikan (Orang yang menerima pesan)
5.     Efek (Pengaruh akibat hasil komunikasi yang dilakukan komunikator terhadap komunikan
Bagi seorang pimpinan yang terpenting adalah unsur yang kelima (efek).  Sukses tidaknya komunikasi dalam garis besarnya tergantung dari efek kegiatan komunikasi yang dilakukan.  Semuanya ini harus diadakan pengecekan-pengecekan.  Komunikasi yang cocok tergantung dari:
1.  Keadaan komunikasi atau orang yang menerima pesan
  • Bila ditinjau dari sudup bahasa yang menimbulkan masalah adalah rintangan pemahaman
  • Dari dasar pendidikan yang menimbulkan rintangan adalah tingkat kecerdasan
  • Dari sudut perbedaan latar belakang kehidupan sosial yang dapat menimbulkan rintangan adalah perbedaan golongan
  • Dari sudut perbedaan kedudukan pimpinan atau bawahan yang menimbulkan rintangan adalah saluran terintangi
  • Dari jarak yang memisahkan komunikator dan komunikan yang menimbulkan rintangan adalah jarak
2.  Adanya saluran atau alat-alat komunikasi yang cukup
  • Manusia: sebagai kurir, utusan, pengantar pos, konsul, duta perwakilan luar negri, dsb
  • Alat-alat: surat kabar, majalah, radi telepom, saterit komunikasi, televisi


B.   KOMUNIKASI DALAM BISNIS

1.   Komunikasi dengan langganan 
Dengan langganan atau konsumen pun harus dibina komunikasi terus-menerus agar konsumen tidak lupa dengan produk perusahaan. Suatu perusahaan baru bisa dikatakan sukses jika terbentuk pada dirinya sikap “Patronage Buying Motive”, sikap dimana seseorang selalu ingin berbelanja ke toko tertentu saja. Sikap ini dapat terjadi jika hubungan konsumen dan pemilik toko terjalin dengan baik.
2.   Komunikasi dengan lembaga pemerintah
Disini orang yang bergerak di bidang bisnis haruslah mematuhi peraturan-peraturan yang telah disepakati oleh pemerintah. Perusahaan juga berkomunikasi dengan cara mengisi lengkap dokumen-dokumen yang ada, mematuhi segala peraturan,dan sebagainya.
3.   Komunikasi dengan masyarakat
Perusahaan pasti hidup dan berada di tengah masyarakat, antara keduanya pun haruslah terjadi komunikasi. Cara berkomunikasi dengan masyarakat salah satu contohnya adalah saat masyarakat sedang merayakan hari idul fitri,perusahaan dapat mendekorasi seluruh tokonya dengan nuansa idul fitri guna menyambutnya, demikian pula dengan perayaan-perayaan lainnya.
C.  TEKNIK KOMUNIKASI BISNIS
Banyak cara dapat dilakukan dalam komunikasi bisnis, antara lain:
  • Mencetak bulletin: diterbitkan secara teratur, memuat informasi tentang perusahaan, tentang produk baru ataupun kerangka ilmiah/berita umum yang bermanfaat bagi masyarakat.
  • Membuat film documenter: menyangkut proses produksi kemudian disiarkan oleh televise dalam bentuk berita pembangunan
  • Publicity: pimpinan dapat mengundang wartawan datang ke lokasi perusahaan, kemudian mengadakan wawancara tentang segala sesuatu mengenai perusahaan.  Publicity ini tidak usah dibayar pemuatannya dalam surat kabar karena dimuatnya dalam bentuk berita.
  • Promosi: semua usaha yang bertujuan meningkatkan penjualan, termasuk kedalamnya personal selling, advertising, publicity, dan sales promotion.
Komunikasi persuasive menimbulkan dampak yang lebih tinggi kadarnya dibandingkan dengan komunikasi informative, yaitu dampak kognitif, dampak afektif dan dampak behavioral.   Berikut ini adalah teknik-teknik yang dapat dipilih dalam proses komunikasi persuatif:
  • Teknik asosiasi: penyajian pesan komunikasi dengan cara menumpangkannya pada suatut objek peristiwa yang sedang menarik perhatian khalayak.  Teknik ini sering dilakukan oleh kalangan bisnis/politik.
  • Teknik integrasi: kemampuan komunikator untuk menyatukan diri secara komunikatif dengan komunikan.  Teknik ini biasa digunakan oleh redaktur surat kabar dalam menyuusun tajuk rencana.
  • Teknik ganjaran: kegiatan untuk mempengaruhi orang lain dengan cara mengiming-iming hal yang menguntungkan atau yang menjadikan harapan.
  • Teknik tataan: upaya menyusun pasan komunikasi sedemikian rupa sehingga enak didengar atau dibaca serta termotivasikan untuk melakukan sebagaimana disarankan oleh pesan tersebut.
  • Teknik red-herring: seni seorang komunikator untuk meraih kemenangan dalam perdebatan denga mengelakkan argumentasi yang lemah untuk kemudian mengalihkannya sedikit demi sedikit ke aspek yang dikuasainya guna dijadikan senjata ampuh dalam menyerang lawan.  Teknik ini dilakukan pada saat komunikator berada dalam posisi terdesak.

D.   IKLAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BISNIS

Untuk dapat menjual hasil produksinya secara luas kepada masyarakat konsumen yang tidak terbatas setiap pengusaha tentu berusaha mempengaruhi jumlah permintaan akan barang-barang hasil produksi perusahaannya dengan memanfaatkan faktor-faktor marketing mix yang harus dikuasai setiap pengusaha meliputi unsur-unsur :
a.Perencanaan produksi
b.Penetuan merk dagang
c.Penentuan bentuk kemasan
d.Kebijaksanaan harga
e.Penyusunan saluran penjualan
f.Penjualan secara pribadi
g.Periklanan dan promosi
Unsur-unsur dari iklan :
– Informasi dan persuasi
– Informasi dikontrol
– Teridentifikasinya informasi
– Media komunikasi massa
Unsur komunikasi sebagai alat salah satu unsur penting dalam pemasaran mempunyai beberapa bentuk kegiatan, misalnya :
a.Personal selling
b.Sales Promotion
c.Publisitas dan kehumasan
d.Iklan
Setiap iklan yang kita lihat tercetak disurat kabar melibatkan minimal empat pihak yang saling menguntungkan. Pertama adalah unsur si pengusaha dan produsen yang mempunyai kepentingan langsung dengan barang atau jasa yang hendak dipasarkan. Kedua adalah unsur perusahaan periklanan yang berhasil memperoleh penunjukan atau pengangkatan dari klien untuk mewakili kepentingannya dalam mengiklankan produk atau jasa klien. Ketiga adalah unsure kemlompok konsumen yang menjadi sasaran kegiatan pemasaran klien. Keempat adalah unsure media yaitu sarana yang dianggap paling cepat, tepat dan murah untuk dapat menyampaikan pesan iklan klien yang diciptakan oleh agency untuk target audience yang dituju. Kelima adalah unsur pemerintah (Departemen Penerangan dan Deprtemen Perdagangan).
Jadi unsur-unsur periklanan keterlibatannya saling berkaitan adalah klien, agency, media dan pemerintah. Sedangkan unsur-unsur iklan menurut Bovee yang dirincinya sebagai berikut :
a.To Inform d. Persuatif
b.Nonpersonal e. Sponsor
c.Media massa f. Tujuan
Periklanan bisnis selain memberikan informasi melalui media secara tertulis maupun lisan tetapi juga menempuh cara-cara yang bersifat demostrasi seperti memperagakan produk secara langsung pada suatu kesempatan. Iklan bisnis dapat terbagi atas :
– Iklan bisnis untuk industri
– Iklan bisnis dagang
– Iklan bisnis professional
Beberapa alasan mengapa pengusaha menggunakan iklan untuk berkomunikasi dalam dunia usaha/bisnis.
1.Mendorong para pengusaha berproduksi massa dan membuat barang yang lebih baik karena timbulnya permintaan yang lebih banyak terhadap barang yag dibuatnya.
2.Mendorong penyalur dan penyebaran yang lebih cepat karena masyarakat konsumen dan para pengencer merasakan kebutuhan akan barang tersebut.
3.Meningkatkan penggunaan suatu barang atau jasa.
4.Mengumumkan adanya penawaran istimewa.
5.Memberitahukan perusahaan yang medukung pembuatan barang tersebut.
6.Mempengaruhi orang-orang yang dapat mempengaruhi calon-calon pembeli.
7.Untuk menghadapi persaingan.
8.Untuk bersaing mendapatkan tenaga kerja dan bahan baku.
9.Untuk menjual goodwill dan image
10.Untuk membuat suatu kelompok barang-barang sekeluarga mempunyai image yang sama.
Sumber : http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/komunikasi_bisnis/bab6-komunikasi_dalam_bisnis.pdf
Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol – simbol atau sinyal. Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:
  • Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi.
  • Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lebih yakni komunikator dan komunikan.
  • Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya.
  • Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
  • Meggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
  • Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.
            Komunikasi Organisasi dapat didefinisikan sebagai pertunjukkan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian suatu organisasi tertentu. Suatu organisasi terdiri dari dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarkis antara yang satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan.
Komunikasi organisasi terjadi kapan pun, setidak-tidaknya satu orang yang menduduki suatu jabatan dalam suatu organisasi menafsirkan suatu pertunjukkan. Karena fokusnya adalah komunikasi di antara anggota-anggota suatu organisasi. Analisi komunikasi organisasi menyangkut penelaahan atas banyak transaksi yang terjadi secara simultan.
Di dalam komunikasi organisasi ada proses – prosesnya yaitu :
  • Komunikasi Internal
Pertukaran gagasan di antara para administrator dan karyawan dalam suatu perusahaan, dalam struktur lengkap yang khas disertai pertukaran gagasan secara horisontal dan vertikal di dalam perusahaan, sehingga pekerjaan berjalan [operasi dan manajemen]
  • Komunikasi Eksternal
Komunikasi antara pimpinan organisasi [perusahaan] dengan khalayak audience di luar organisasi.
Komunikasi Administrasi  adalah penyampaian pesan secara timbal balik diantara anggota untuk menumbuhkan saling pengertian dalam rangka mencapai tujuan organisasi secara effektif dan effisien.
1. Proses penggunaan lambang sekelompok orang /lebih
2. Komunikasi antar pesona
3. Sebagai proses / dilakukan dalam rangka kerjasama. “ Give and take” timbal balik / bilateral
4. Penggunaan lambang bersama – sama oleh anggota organisasi
5. Komunikasi yang bersifat internal
6. Komunikasi yang berorientasi pada tujuan organisasi yang efektif dan effisien

Iklan untuk dapat menjual hasil produksinya secara luas kepada masyarakat konsumen yang tidak terbatas setiap pengusaha tentu berusaha mempengaruhi jumlah permintaan akan barang-barang hasil produksi perusahaannya dengan memanfaatkan faktor-faktor marketing mix yang harus dikuasai setiap pengusaha meliputi unsur-unsur :
o perencanaan produksi
o penentuan merek dagang
o penentuan bentuk kemasan
o kebijaksanaan harga
o penyusunan saluran penjualan
o penjualan secara pribadi
o periklanan dan promos
Periklanan bisnis tersebut selain memberikan informasi melalui media secara tertulis maupun lisan tetapi juga menempuh cara-cara yang bersifat demontrasi seperti memperagakan produk secara langsung pada suatu kesempatan. Iklan bisnis dapat terbagi atas:
1. Iklan bisnis industri
Yang dimaksud dengan iklan bisnis industri adalah iklan yang ditujukan kepada kalangan bisnis dan industri awan. Yang diharapkan dari kalangan tersebut ialah penggunaan secara langsung hasil suatu industri atau kemampuannya untuk mempengaruhi relasi bisnis atau industrinya untuk menggunakan produk tertentu.
2. Iklan bisnis dagang
Iklan yang ditujukan kepada kalangan pedagang ( umumnya berupa pedagang kecil, pedagang keliling, pedagang eceran ) yang diharapkan dapat membeli langsung hasil produksi suatu industri kemudian dapat diperdagangkan lagi kepada relasinya apakah itu pedagang ataupun konsumen.
3. Iklan bisnis professional
Adalah yang ditujukan kepada kalangan profesional untuk memperkenalkan barang, jasa yang secara khusus hanya dipergunakan oleh kalangan tersebut. Yang dimaksud profesional adalah mereka yang bekerja berdasarkan suatu etik dan aturan-aturan serta norma-norma profesi tertentu. Misalnya guru, dosen, dokter, insiyur, akuntan, pengacara, ahli mesin, dan lain-lain.
Beberapa alasan utama mengapa para pengusaha menggunakan iklan untuk berkomunikasi dalam dunia usaha / bisnis Disamping untuk menjual barang atau jasa, periklanan juga membantu :
1.Mendorong para pengusaha berproduksi dan membuat barang yang lebih baik karena timbulnya permintaan yang lebih banyak terhadap barang yang dibuatnya.
2.Mendorong penyaluran dan penyebaran yang lebih cepat, karena masyarakat konsumen dan para pengecer merasakan kebutuhan akan barang tersebut
3. Meningkatkan penggunaan suatu barang atau jasa
4. Mengumumkan adanya penawaran istimewa.
5. Memberitahukan perusahaan yang mendukung pembuatan barang tersebut.
6. Mempengaruhi orang-orang yang dapat mempengaruhi calon-calon
pembeli Untuk menghadapi persaingan
Sumber Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sisa Hasil Usaha (SHU)

SISA HASIL USAHA (SHU) SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurang dengan biaya, penyusutan, ...