PENTINGNYA KOMUNIKASI
Masalah
komunikasi ini adalah inherent (melekat) terhadap kebutuhan manusia.
Rasanya tidak mungkin seseorang hidup sempurna tanpa berkomunikasi dengan orang
lain. Semikian pula halnya pada sebuah organisasi bisnis, komunikasi
merupakan sumber kehidupannya, seperti dinyatakan “Effective Communication
Is The Lifeblood Of Every Organization And A Key To Success In Your Business
Career As Well As In Your Personal Life: (Murphy and Peck, 1980:3).
Artinya komunikasi merupakan “darah sebagai sumber kehidupan” bagi setiap
organisasi dan merupakan kunci sukses dalam karir bisnis dan kehidupan pribadi
seseorang. Dikatakannya bahwa komunikasi ini sangat penting, sehingga
bila tidak ada komunikasi maka organisasi itu tidak akan berfungsi.
Adapun bentuk organisasi itu, sosial, bisnis, profit atau non profit selalu ada
komunikasi antara individu didalamnya dan antar organisasi saling menukar
informasi, ide, rencana, usul, koordinasi untuk membuat keputusan.
Jalur
komunikasi internal yaitu komunikasi di salam organisasi, sangat penting untuk
kelancaran jalannya roda organisasi. Komunikasi internal dapat memotivasi
para pegawai di dalam organisasi agar bekerja lebih efisien. Mereka
memerlukan informasi yang tepat, menerima kejelasan tugas dan pengarahan dan
mereka juga memerlukan kejelasan tujuan organisasi, prosedur, dan penyelesaian
hal-hal yang bersifat kabur dan kontradiksi.
Sedangkan
komunikasi eksternal diperlukan untuk berkomunikasi dengan orang-orang lain
diluar organisasi, seperrti relasi, langganan, konsumen atau dengan masyarakat
pada umumnya. Komunikasi eksternal ini mempunyai daya jangkau jarak jauh,
yang akan membentuk good will (nama baik), dan membentuk imajinasi reputasi
baik dihat masyarakat. Reputasi bagi sebuah organisasi dapat berbentuk
dengan mengadakan komunikasi secara terus menerus dengan masyarakat, melalui
berbagai cara dan kegiatan, seperti promosi diberbagai media, menyebarkan
pamphlet dan sebagainya.
B. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Salah satu
pengertian komunikasi adalah “suatu proses penyampaian dan penerimaan berita
atau informasi dari seseorang ke orang lain. Suatu komunikasi yang tepat
tidak bakal terjadi kalau tidak penyampaian berita tadi menyampaikan secara
patut dan penerima berita menerimanya tidak dalam bentuk distorsi”.
Distorsi ini dapat terjadi karena seseorang mempersipsi lain dari apa yang
dimaksudkan oleh pengirim informasi. Oleh sebab itu komunikasi ini sangat
erat hubungannya dengan persepsi. Persepsi pada hakekatnya adalah proses
pengalaman dan pengetahuan yang dialami oleh setiap orang didalam memahami
informasi tentang lingkungannya baik lewat penglihatan, pendengan, penghayatan,
perasaan dan sabagainya. Antara penglihatan dengan persepsi dapat timbul
salah paham, karena apa yang dilihat, ditafsirkan secara lisan.
Herbert T.
mengemukakan bahwa “Communication is the process by which meaning or knowledge
is transferred from one person to another, usually for the purpose of obtaining
some specific goal”. Komunikasi adalah proses mentrasfer pengetahuan atau
makna untuk mencapai tujuan tertentu.
Krech
menyatakan pula “A simple definition of communication would refer to the use of
symbols to achieve common or shared information about an object.”
Definisi yang sederhana menyatakan bahwa komunikasi adalah kegiatan menggunakan
simbol-simbol dalam rangka menyampaikan informasi tentang suatu objek.
C. PENERAPAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS
Komunikasi
dibedakan atas dua macam yaitu komunikasi vertikal dan komunikasi horizontal.
Komunikasi vertikal berarti preses penyampaian suatu warta dari pihak pimpinan
kepada pihak pegawai atau sebaliknya. Dengan demikian komunikasi vertikal
dibedakan pula atas komunikasi ke bawah dan komunikasi ke atas.
Komunikasi ke bawah itu diwujudkan oleh pimpinan dengan jalam pemberian
perintah atau dengan jalan pemberian petunjuk.
Masing-masing
komunikasi ke bawah bertujuan:
- Untuk menjamin hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan
- Untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan itu agar tertuju kepada realisasi tujuan perusahaan.
Komunikasi ke
atas diwujuudkan dengan pemberian laporan oleh bawahan kepada atasan.
Komunikasi horizontal bermaksud menjamin hubungan baik antara pimpinan yang
setingkat dan diwujudkan dengan mengadakan pertemuan secara berkala.
Komunikasi ke
luar bertujuan menjamin hubungan yang baik antara pihak atasan dari perusahaan
itu dengan pihak luar diwujudkan dengan tilpon, berbicara langsung atau dengan
pengiriman surat. Komunikasi ke luar termasuk pada kategori eksternal
function dari manager.
Komunikasi yang
dilakukan hanya satu arah adalah hal yang amat tercela. Untuk mengetahui
lebih lanjut perlu diranya diterangkan terlebih dahulu tentang proses
komunikasi.
- Komunikator, yaitu orang yang menyampaikan pesan
- Pesan, yaitu isi perintah, instruksi atau pemberitahuan lain, artinya perihal, ide, pikiran, informasi, opini, dsb
- Saluran atau channel/media, yaitu alat yang dipergunakan oleh komunikator untuk menyampaikan pesan
- Komunikan, yaitu orang yang menerima pesan
- Efek, yaitu pengaruh akibat hasil komunikasi yang dilakukan komunikator terhadap komunikan
Bagi seorang
pimpinan yang terpenting adalah unsur yang kelima (efek). Sukses tidaknya
komunikasi dalam garis besarnya tergantung dari efek kegiatan komunikasi yang
dilakukan. Semuanya ini harus diadakan pengecekan-pengecekan.
Komunikasi yang cocok tergantung dari:
1.
Keadaan komunikasi atau orang yang menerima pesan
- Bila ditinjau dari sudup bahasa yang menimbulkan masalah adalah rintangan pemahaman
- Dari dasar pendidikan yang menimbulkan rintangan adalah tingkat kecerdasan
- Dari sudut perbedaan latar belakang kehidupan sosial yang dapat menimbulkan rintangan adalah perbedaan golongan
- Dari sudut perbedaan kedudukan pimpinan atau bawahan yang menimbulkan rintangan adalah saluran terintangi
- Dari jarak yang memisahkan komunikator dan komunikan yang menimbulkan rintangan adalah jarak
2. Adanya
saluran atau alat-alat komunikasi yang cukup
- Manusia: sebagai kurir, utusan, pengantar pos, konsul, duta perwakilan luar negri, dsb
- Alat-alat: surat kabar, majalah, radi telepom, saterit komunikasi, televisi
D. Komunikasi dalam Organisasi
Ada tiga
arah umum komunikasi dalam organisasi yaitu :
1.
Komunikasi vertikal dari atas ke bawah
2.
Komunikasi vertikal dari bawah ke atas
3.
Komunikasi horisontal
Seperti diketahui
bahwa organisasi tidak hidup menyendiri terpisah dari lingkungannya. Oleh
karena itu muncul bentuk komunikasi lain, yaitu komunikasi dari luar, atau
eksternal. Informasi dari luar perlu dipelajari agar organisasi dapat berjalan
memperoleh pengalaman dan memperbaiki hubungannya ,dengan masyarakat
lingkungannya.
Komunikasi
vertikal dari atas ke bawah terjadi misalnya dalam menetapkan jobs intruction,
yaitu pelaksanaan perintah-perintah pekerjaan, memberi penjelasan tentang
kebiasaan dan peraturan yang berlaku dalam perusahaan.
E. Komunikasi dalam Bisnis
Pentingnya
komunikasi merupakan kegiatan bisnis tidak akan berhasil jika tidak ada
komunikasi. Komunikasi bisnis dapat dilakukan di dalam perusahaan dan di luar
perusahaan. Di dalam perusahaan komunikasi perlu dibina secara baik dengan para
karyawan agar mereka lebih yakin dengan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Dalam komunikasi bisnis dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.
Komuikasi internal
komunikasi
intern ini sangat penting untuk menjaga kelancaran jalannya organisasi
perusahaan sehingga tidak akan timbul miskomunikasi antar bagian-bagian,
seksi-seksi dalam perusahaan
2.
Komunikasi Eksternal
Komunikasi
eksternal dilakukan perusahaan dalam hubungan dengan masyarakat, pemerintah
pada umummnya dan pada khhususnya terhadap para konsumen atau langganan.
F. Komunikasi dalam Administrasi
Komunikasi
administrasi adalah bentuk komunikasi yang disampaikan dengan mempergunakan
bahasa administrasi. Agar supaya proses komunikasi ini berjalan / terlaksana
secara effisien maka harus diperhatikan bahwa materi komunikasi tersebut
hendaknya memenuhi empat macam persyaratan yaitu
§ Singkat
(concise )
§ Jelas (
clear )
§ Lengkap (
complete )
§ Tepat (
correct )
Didalam
komunikasi administrasi, kita menggunakan , barang cetakan, dan sebagainya.
Yang dimaksud dengan adalah sehelai kertas atau lebih yang memuat suatu bahan
komunikasi yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain, baik atas nama
pribadi maupun kedudukannya dalam organisasi atau kantor suatu perusahaan.
G. Teknik Komunikasi Bisnis
Didalam
Teknik Komunikasi Bisnis Banyak cara dapat dilakukan dalam komunikasi bisnis,
antara lain :
1.
Mencetak bulletin
Diterbitkan
secara teratur, yang memuat informasi tentang perusahaanà tentang produk baru yang sedang dikerjakan
ataupun kerangka-kerangka ilmiah / berita umum yang bermanfaat bagi masyarakat.
2.
Membuat film documenter
Perusahaan
dapat membuat film dokumenter, misalnya menyangkut proses produksi kemudian
disiarkan oleh televisi dalam bentuk berita pembangunan.
3.
Publicity
Pimpinan
perusahaan dapat mengundang para wartawan datang ke lokasi perusahaan, kemudian
mengadakan wawancara tentang segala sesuatu mengenai perusahaan , seperti
sejarah berdirinya perusahaan, ide yang mendorong mengapa perusahaan ini
didirikan di tempat ini, apa manfaat dari produksi ini ditinjau dari segi
pembangunan bangsa, apa keunggulan produk ini dan sebagainya. Publicity ini
tidak usah dibayar pemuatannya dalam kabar karena dimuatnya dalam bentuk
berita.Di dalam publicity sifat komersial tidak terlalu menonjol.
4.
Promosi
Teknik
komunikasi yang paling banyak digunakan dalam bisnis adalah apa yang tercakup
dalam kegiatan promosi. Promosi berarti semua usaha yang bertujuan meningkatkan
penjualan, termasuk kedalamnya personal selling, advertising, publicity dan
sales promotion. Sales promotion berarti setiap usaha untuk meningkatkan
penjualan dalam jangka pendek seperti display, show, demontrasi, memberi
hadiah-hadiah, mengadakan undian dan sebagainya
Iklan
Sebagai Media Komunikasi Bisnis
Untuk
dapat menjual hasil produksinya secara luas kepada masyarakat konsumen yang
tidak terbatas setiap pengusaha tentu berusaha mempengaruhi jumlah permintaan
akan barang-barang hasil produksi perusahaannya dengan memanfaatkan
faktor-faktor marketing mix yang harus dikuasai setiap pengusaha meliputi
unsur-unsur :
o
perencanaan produksi
o
penentuan merek dagang
o
penentuan bentuk kemasan
o
kebijaksanaan harga
o
penyusunan saluran penjualan
o
penjualan secara pribadi
o
periklanan dan promos
Jika
iklan konsumen itu ditujukan langsung pada khalayak yang memakainya maka iklan
bisnis diarahkan khusus kepada mereka yang mempunyai bisnis, usaha dagang yang
berkaitan dengan produk tersebut. Jika iklan untuk konsumen disebarluaskan
melalui media massa atau menggunakan media forum maka iklan bisnis mempunyai
media khusus. Meskipun kadang-kadang juga menggunakan media massa namun para
pengusaha lebih suka mengeluarkan media melalui humas. Sebagai contoh informasi
tentang produk disalurkan melalui prospektus perusahaan, bulettin, pamflet,
leaflet, poster, surat menyurat langsung terhadap relasi, pameran dagang atau
expo, pameran hasil. Periklanan bisnis tersebut selain memberikan informasi
melalui media secara tertulis maupun lisan tetapi juga menempuh cara-cara yang
bersifat demontrasi seperti memperagakan produk secara langsung pada suatu
kesempatan. Iklan bisnis dapat terbagi atas:
1. Iklan
bisnis industri
Yang
dimaksud dengan iklan bisnis industri adalah iklan yang ditujukan kepada
kalangan bisnis dan industri awan. Yang diharapkan dari kalangan tersebut ialah
penggunaan secara langsung hasil suatu industri atau kemampuannya untuk
mempengaruhi relasi bisnis atau industrinya untuk menggunakan produk tertentu.
2. Iklan
bisnis dagang
Iklan
yang ditujukan kepada kalangan pedagang ( umumnya berupa pedagang kecil,
pedagang keliling, pedagang eceran ) yang diharapkan dapat membeli langsung
hasil produksi suatu industri kemudian dapat diperdagangkan lagi kepada
relasinya apakah itu pedagang ataupun konsumen.
3. Iklan
bisnis professional
Adalah
yang ditujukan kepada kalangan profesional untuk memperkenalkan barang, jasa
yang secara khusus hanya dipergunakan oleh kalangan tersebut. Yang dimaksud
profesional adalah mereka yang bekerja berdasarkan suatu etik dan aturan-aturan
serta norma-norma profesi tertentu. Misalnya guru, dosen, dokter, insiyur,
akuntan, pengacara, ahli mesin, dan lain-lain.
Beberapa
alasan utama mengapa para pengusaha menggunakan iklan untuk berkomunikasi dalam
dunia usaha / bisnis Disamping untuk menjual barang atau jasa, periklanan juga
membantu :
1.Mendorong
para pengusaha berproduksi dan membuat barang yang lebih baik karena timbulnya
permintaan yang lebih banyak terhadap barang yang dibuatnya.
2.Mendorong
penyaluran dan penyebaran yang lebih cepat, karena masyarakat konsumen dan para
pengecer merasakan kebutuhan akan barang tersebut
3.
Meningkatkan penggunaan suatu barang atau jasa
4.
Mengumumkan adanya penawaran istimewa.
5.
Memberitahukan perusahaan yang mendukung pembuatan barang tersebut.
6.
Mempengaruhi orang-orang yang dapat mempengaruhi calon-calon
pembeli
Untuk menghadapi persaingan
SUMBER :
https://nindy21.wordpress.com/2015/04/14/komunikasi-dalam-bisnis/
http://kikipujianti05.blogspot.co.id/2015/06/komunikasi-dalam-bisnis.html
SUMBER :
https://nindy21.wordpress.com/2015/04/14/komunikasi-dalam-bisnis/
http://kikipujianti05.blogspot.co.id/2015/06/komunikasi-dalam-bisnis.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar